kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Pemerintah Dirikan Usaha Pembiayaan Infrastruktur


Senin, 09 Agustus 2010 / 13:55 WIB


Reporter: Martina Prianti | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah secara resmi mendirikan PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF). Lembaga keuangan nonbank ini akan memberikan pembiayaan jangka panjang proyek infrastruktur.

Presiden Direktur IIF Taswin Zakaria menjelaskan, modal perusahaannya berasal dari pemerintah dan lembaga donor lain seperti Asia Development Bank (ADB), International Finance Corporation (IFC), dan badan investasi dan pembangunan Jerman. Modal yang diberikan pemerintah melalui PT Sarana Multi Infrastruktur sebesar Rp 600 miliar. Bantuan modal dari ADB dan IFC, masing-masing Rp 400 miliar, dan dari institusi pembiayaan pembangunan Jerman Rp 200 miliar. "IIF juga telah mendapatkan komitmen pembiayaan subbordinasi dan World Bank dan ADB masing-masing Rp 1 triliun, ucap Taswin dalam grand launching IIF, Senin (9/8).

Menurut Taswin, IIF akan beroperasi sebagai institusi keuangan non bank yang pertama di Indonesia dengan fokus pemberian pembiayaan jangka panjang bagi proyek infrastruktur. "Intensi kami adalah masuk dalam pembiayaan infrastruktur yang besar untuk membantu pemerintah membiayai poyek infrastruktur besar dan jalan ditempat," lanjutnya.

Sayang, Taswin mengaku belum dapat menjelaskan proyek infrastruktur apa yang akan dibiayai oleh IIF.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×