kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45700,06   2,33   0.33%
  • EMAS938.000 -0,85%
  • RD.SAHAM 0.36%
  • RD.CAMPURAN 0.15%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.14%

Pemerintah berencana menggabungkan dana riset di sejumlah kementerian


Rabu, 23 Oktober 2019 / 15:34 WIB
Pemerintah berencana menggabungkan dana riset di sejumlah kementerian
Muhadjir Effendy

Reporter: Abdul Basith | Editor: Yoyok

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah berencana akan menggabungkan dana riset yang masih tersebar di sejumlah kementerian lembaga. Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy usai dilantik Presiden Joko Widodo.

"Ya (dana riset dikumpulkan) sehingga nanti ada dana abadi riset, ada dana abadi kebudayaan, ada dana abadi pendidikan begitu modelnya," ujar Muhadjir di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (23/10).

Dana abadi tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk kegiatan riset. Nilai manfaat dari dana abadi tersebut lah yang akan digunakan untuk kegiatan riset.

Baca Juga: Ketua MPR Bambang Soesatyo berharap menteri baru bisa bantu Jokowi

Pengelolaan dana memang dinilai Muhadjir menjadi masalah yang kerap dibahas pemerintahan Jokowi periode pertama. Lembaga penelitian pun masih tersebar di masing-masing kementerian dan lembaga.

"Ini ada rencana mau dihimpun dalam satu wadah yang besar sehingga lebih efisien dan sesuai dengan kebutuhan yang dibutuhkan terutama kementerian," terang Muhadjir.

Selain itu, Menko PMK memiliki 2 fokus utama dalam kerja ke depan. Antara lain adalah penyediaan lapangan kerja dan melakukan manajemen talenta.

Baca Juga: Kata 'Mendkibud' menjadi trending topic urutan teratas di Twitter





Close [X]
×