kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Pemerintah belum lakukan safeguard terhadap produk impor China


Kamis, 24 Maret 2011 / 15:44 WIB
ILUSTRASI. Rig jack up, Soehanah,  PT Apexindo Pratama Duta Tbk. R ig swampbarge Perseroan, yaitu Menara dan Raisis.PT Apexindo Pratama Duta Tbk. Foto: DOK Apexindo


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menyatakan, pemerintah belum akan menerapkan kebijakan pengaman (safeguard) perdagangan terhadap produk impor China. Sebab, pemerintah mengaku belum ada permintaan dari industri sampai saat ini.

Jika ada permintaan, pemerintah juga belum mengabulkan permintaan tersebut. Sebab, Mari bilang, pemerintah melalui Komite Pengaman Perdagangan Indonesia (KPPI) akan menginvestasi mencari penyebab penurunan industri dalam negeri. Jadi, menurutnya, penerapan kebijakan safeguard itu harus menempuh beberapa tahapan.

"Sebut saja apakah jumlah impor dengan besaran dan cepat itu memiliki kaitan dengan injury (kerugian) yang dirasakan industri dalam negeri. Kami harus buktikan jika ingin melaksanakan safeguard," jelasnya, Kamis (24/3).

Sejauh ini, Kementerian Perdagangan sedang melakukan proses investigasi di industri tekstile. Ini dilakukan setelah ada masukan dan permintaan dari Asosiasi Pertektilan Indonesia (API).

Asal tahu saja, penerapan safeguard untuk melindungi industri lokal. Salah satu instrumen yang bisa dilakukan dalam hal ini yakni dengan pemberdayaan industri melalui pemberian insentif atau dengan capacity building.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×