kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.519   19,00   0,11%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah batal terbitkan SUN valas domestik


Kamis, 07 Agustus 2014 / 14:58 WIB
Intip Saham-Saham yang Banyak Diborong Asing pada Perdagangan Jumat (24/2)


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Setelah penerbitan samurai bond, pemerintah juga membatalkan penerbitan surat utang negara valuta asing (valas) domestik. Pemerintah beralasan posisi utang yang sudah cukup.

"Terakhir nanti dengan adanya global sukuk dan lelang domestik sudah cukup," ujar Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Robert Pakpahan yang dijumpai di Kementerian Keuangan, Kamis (7/8).

Robert menjelaskan, surat utang yang akan dikeluarkan pemerintah dalam periode paruh kedua 2014 adalah global sukuk, Obligasi Ritel Indonesia (ORI) dan lelang Surat Utang Negara (SUN) biasa. Untuk ORI, pemerintah menerbitkannya pada  Oktober mendatang dengan target indikatif sebesar Rp 20 triliun.

Sedangkan untuk sukuk global sendiri, Robert masih menutup rapat berapa dan kapan akan dikeluarkan. Adapun pemerintah sebelumnya berencana untuk mengeluarkan US$ 200 juta-US$ 250 juta obligas negara valas bagi pasar domestik. Hingga akhir tahun ini, pemerintah akan mengeluarkan pembiayaan lagi sekitar Rp 100 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×