kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Pemerintah akan bangun kawasan industri halal


Senin, 04 April 2016 / 19:44 WIB
Pemerintah akan bangun kawasan industri halal


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pemerintah tertarik untuk serius mengembangkan industri halal. Sebab, industri yang identik dengan salah satu agama ini, dinilai memiliki potensi ekonomi yang besar.

Bahkan, menurut Direktur Jenderal bidang pengembangan kewilayahan industri Kemenperin Imam Haroyon, pihaknya sedang mengkaji untuk membangun kawasan industri khusus yang berlabel halal.

Imam bilang potensi nilai ekonomi produk halal cukup besar, mengingat penduduk muslim di seluruh dunia mencapai 1,8 miliar orang. Apalagi, kini produk halal tidak hanya dikonsumsi umat muslim melainkan juga berbagai agama.

Mereka percaya, produk halal melalui proses produksi yang ketat dan berstandar, seperti makanan. "Kita akan memulainya dengan membangunnya dalam skala zona," kata Imam, Senin (4/4) di Jakarta.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, Kemenperin akan melakukan kajian bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan Kamar dagang dan Industri (KADIN). Karena pengelolaan sebuah kawasan industri akan dilakukan pihak swasta.

Saat ini yang menjadi ancaman pesaing industri halal adalah Thailand. Negeri gajah putih tersbut, menurut Imam sudah mulai membangun industri halal.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×