kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Pemda berperan penting dalam pemulihan pasca pandemi dan pembangunan berkelanjutan


Kamis, 24 Juni 2021 / 20:20 WIB
ILUSTRASI. Suasana di salah satu kantor di Jakarta yang menerapkan work from office (WFO) dengan tetap menjalankan protokol kesehatan, Selasa (8/12).


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Noverius Laoli

"Kita memang memilih pemda-pemda yang baru mempunyai kepala daerah terpilih itu jadi target utama kita awalnya karena pengintegrasian TPB di RPJMD ini adalah hal mutlak, buat kepada yang baru terpilih 6 bulan setelah dilantik hampir semua provinsi yang ikut program Localise SDGs ini udah mengintegrasikan TPB ini ke dalam RPJMD," imbuhnya.

Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Piket mengatakan, pandemi Covid-19 berdampak pada pencapaian TPB namun juga mendorong semakin perlunya untuk mencapai TPB. Pemerintah daerah diakui memiliki peran penting dalam memitigasi dampak Covid-19 pada setiap target TPB.

"Uni Eropa bangga bahwa program LOCALISE SDGs yang didanai Uni Eropa dan dilaksanakan oleh UCLG ASPAC bekerja sama dengan APEKSI telah mampu mendukung pemerintah di bidang penting ini. Pemerintah daerah adalah pemain kunci dalam pencapaian TPB di Indonesia. Pencapaian TPB di daerah dapat memberikan dampak langsung dan positif bagi kehidupan masyarakat," ujarnya.

Selanjutnya: Kementerian ESDM buka opsi kerja sama sektor energi dengan pemerintah Ceko

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×