kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.052   52,00   0,29%
  • IDX 5.738   -203,39   -3,42%
  • KOMPAS100 758   -27,69   -3,53%
  • LQ45 571   -17,84   -3,03%
  • ISSI 199   -7,05   -3,42%
  • IDX30 324   -10,00   -2,99%
  • IDXHIDIV20 403   -9,62   -2,33%
  • IDX80 86   -3,05   -3,44%
  • IDXV30 110   -3,28   -2,89%
  • IDXQ30 105   -3,04   -2,82%

Pembatasan BBM subsidi molor


Jumat, 17 September 2010 / 12:58 WIB


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Edy Can

JAKARTA. Rencana pembatasan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi mental lagi. Pemerintah memerlukan waktu mengkaji kembali kebijakan pembatasan konsumsi BBM subsidi tersebut. Selain itu, pemerintah beralasan kebijakan tersebut harus disosialisasikan terlebih dahulu.

Karena itu, Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa bilang, kebijakan pembatasan BBM berkonsumi ini tak akan dilakukan pada Oktober mendatang. Padahal, sebelumnya, dia mengatakan pemerintah bisa melakukan kebijakan itu pada Oktober mendatang. "Oktober ini belum tentu dan butuh persiapan," katanya, Jumat (17/9).

Sebelumnya, Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, pemerintah akan menerapkan pembatasan BBM bersubsidi mulai dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Pembatasan ini untuk mengurangi penggunaan BBM subsidi yang jumlah konsumsinya terus melonjak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×