kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Pembatasan BBM subsidi dorong inflasi Jabodetabek sebesar 0,15%


Senin, 13 Desember 2010 / 13:05 WIB
ILUSTRASI. HaloBCA


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Edy Can

JAKARTA. Rencana pembatasan BBM subsidi dikhawatirkan akan memicu inflasi tahun depan. Pemerintah memperkirakan, realisasi rencana itu akan mengenjot inflasi secara langsung sebesar 0,15% di kawasan Jabodetabek.

Laju inflasi akan bertambah kencang di luar kawasan Jabodetabek di Jawa dan Bali. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Darwin Z. Saleh memperkirakan, tingkat inflasi akan mencapai 0,29%.

Cuma, Darwin menganggap, laju inflasi tersebut lebih rendah ketimbang akibat kenaikan BBM 2007 silam. Menurutnya, ketika itu, kenaikan bensin secara berkala telah menimbulkan inflasi rata-rata sebesar 3,6%.

Sebelumnya, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan menegaskan, kebijakan pembatasan BBM subsidi akan mendorong inflasi lebih tinggi tahun depan. Dia menduga, inflasi bisa menyentuh hingga 8%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×