kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Pembangunan MRT, Jalan Fatmawati macet


Senin, 07 Oktober 2013 / 09:56 WIB
ILUSTRASI. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo saat menyampaikan hasil rapat dewan gubernur (RDG BI). Di Balik Prospek Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2023, Ini Hambatan yang Menghadang.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Dimulainya pembangunan mega proyek Mass Rapid Transit (MRT) koridor Lebak Bulus-Kota menimbulkan kemacetan parah di ruas jalan RS Fatmawati. Petugas kepolisian pun memberlakukan contra flow karena arus kendaraan yang tidak bergerak sama sekali.

Pemantauan Tribunnews, kemacetan mulai terjadi selepas pertigaan D best. Penyebab kemacetan di antaranya disebabkan karena separuh badan jalan digunakan untuk parkir alat berat dan pengaspalan.

Contra flow mulai diberlakukan petugas kepolisian tepat di depan Pasar Cipete Utara. Kendaraan yang hendak menuju Blok M diarahkan polisi untuk masuk ke jalur yang berlawanan.

Alhasil, arus kendaraan yang datang dari arah Blok M menuju Fatmawati tersendat dan ekornya berada di kawasan Darmawangsa X.

Jalanan yang rusak terkelupas karena untuk persiapan pengaspalan dan pelebaran jalan juga membahayakan pengendara motor, tidak jarang para bikers banyak yang terpeleset saat melintas. Tidak hanya itu, kerikil-kerikil kecil ditambah pasir dan debu yang beterbangan cukup membuat pedih mata para pengendara motor.

Sepanjang ruas Jalan Fatmawati Raya terlihat banyak petugas kepolisian. Mereka sibuk mengatur arus lalu lintas yang terlihat terus bertambah padat. (Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×