kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Pembahasan iuran BPJS Ketenagakerjaan masih alot


Selasa, 28 April 2015 / 18:59 WIB
ILUSTRASI. Dakota Johnson tampil dalam trailer perdana Madame Web yang merupakan spin off film Spider Man dan film lain yang pernah dibintanginya.


Reporter: Agus Triyono | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pembahasan iuran pensiun BPJS Ketenagakerjaan sampai saat ini ternyata masih juga belum selesai. Walaupun beberapa waktu lalu, Kementerian Tenaga Kerja sudah mengatakan sejumlah kementerian sudah sepakat iuran jaminan pensiun mencapai 8%, tapi besaran tersebut ternyata belum disetujui secara bulat.

Hanif Dhakiri, Menteri Tenaga Kerja mengatakan, masih ada sejumlah pihak yang belum setuju dengan besaran iuran tersebut. "Siapanya, tidak enak kalau saya sebutkan," katanya.

Hanif mengatakan, atas kealotan pembahasan tersebut, besaran iuran dana pensiun kemungkinan besar juga masih akan berubah. "Yang kemarin 8% itu sudah disepakati, tapi belum disetujui, makanya saya bilang masih dinamis, dan di dunia ini apa saja bisa berubah," katanya.

Meskipun masih alot, Hanif yakin, pembahasan PP tentang Jaminan Pensiun akan selesai sebelum Juli mendatang, atau diberlakukannya BPJS Ketenagakerjaan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×