kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Pelat nomor tak standar tak terdeteksi gerbang ERP


Rabu, 16 Juli 2014 / 14:32 WIB
ILUSTRASI. Pantarlih adalah badan ad hoc yang bertugas membantu Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam menyelenggarakan Pemilu. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc.


Reporter: Risky Widia Puspitasari | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Electronic Road Pricing (ERP) alias sistem jalan berbayar telah mulai diujicobakan. Hasilnya sistem berjalan dengan sempurna sesuai dengan yang direncanakan.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Muhammad Akbar mengatakan, gerbang ERP yang dibangun sudah bisa bersinergi dengan On Board Unit (OBU). "Ketika mobil melintasi gerbang sensor langsung terdeteksi," ujarnya di Balai Kota Jakarta, Rabu (16/7).

Soal sistem antara gerbang ERP dan kendaraan yang memiliki OBU memang sudah tak ada masalah. Hanya saja ada kesulitan soal mendeteksi pelat nomor kendaraan yang lewat dan tidak menggunakan OBU. Banyak kendaraan dengan plat nomor yang dimodifikasi atau bengkok atau tak sesuai standar.

Akbar mengatakan saat ini tengah dilakukan penyempurnaan software, karena yang saat ini software yang ada untuk mendeteksi plat nomor dengan karakter seperti di Eropa. Sekarang diminta untuk bisa mengenali plat nomor di Jakarta. Hasil gambar yang diambil dari kamera yang terpasang di gerbang ERP harus dengan bisa dilihat dengan mata , biar sistem yang menggantikan mata manusia.

Nantinya, kendaraan yang tidak ada OBU, akan terlihat plat nomornya dan di cek data base kendaraan tersebut di pihak kepolisian. "Akan muncul nama dan alamat pemilik," kata Akbar. Setelah mengetahui identitas pemilik, maka surat denda akan langsung dikirim, termasuk kendaraan plat luar kota Jakarta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×