kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Pelaku bom diduga menargetkan polisi


Senin, 03 Juni 2013 / 12:00 WIB
ILUSTRASI. Mudah, Ini 3 Cara Top Up OVO via BCA. KONTAN/Carolus Agus Waluyo


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

PALU. Bom bunuh diri yang dilakukan seorang pria yang belum diketahui identitasnya, Senin (3/6) pagi, di Mapolres Poso, Sulawesi Tengah, diduga menargetkan polisi sebagai sasaran bom. Hal itu dikatakan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah Brigadir Jenderal (Pol) Ari Dono Sukmanto saat dihubungi Kompas.com, Senin.

Ari Dono mengungkapkan, pelaku bom bunuh diri tewas dengan kondisi tubuh hancur. Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara.

"Saat ini kami sedang melakukan olah tempat kejadian perkara sambil menunggu tim Labfor, juga tim DVI (Disaster Victim Identification) untuk mengidentifikasi korban," kata Kapolda.

Ia mengungkapkan, pelaku menggunakan sepeda motor dan mengenakan jaket berwarna hitam. Pelaku memasuki halaman Mapolres dengan menerobos pintu penjagaan.

"Petugas kami sudah menegur pelaku, tapi pelaku terus masuk ke markas kami. Sekitar 15 meter, bom meledak," ujarnya.

Ari Dono belum bisa memastikan tingkat daya ledak bom. Akan tetapi, menurutnya, suara ledakan cukup keras. Saat ini aparat kepolisian menutup akses lokasi peledakan hingga radius 200 meter. (Erna Dwi Lidiawati/Kontributor Palu Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×