kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Pekan pertama 2014, laju inflasi 0,77%


Rabu, 15 Januari 2014 / 16:45 WIB
Pekan pertama 2014, laju inflasi 0,77%
ILUSTRASI. 35 Aplikasi Android Ini Disusupi Malware, Uninstall Sekarang Jika Ada di HP Anda


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Berdasarkan pemantauan atau survei inflasi yang dilakukan Bank Indonesia (BI) di minggu pertama Januari 2014, terjadi inflasi sebesar 0,77%. Inflasi ini terjadi akibat adanya kenaikan harga gas elpiji 12 kilogram (kg) yang mulai dilakukan pada awal tahun.

Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, andil bahan bakar rumahtangga sebesar 0,4% dalam inflasi sebesar 0,77% minggu pertama month on month (mom). Ini mengindikasikan adanya lonjakan inflasi akibat kenaikan gas elpiji 12 kg.

Menurut Perry, kenaikan harga elpiji 12 kg sebesar 67% menjadi Rp 3.900 per kg pada minggu pertama Januari memang menyebabkan inflasi naik. Namun, dengan adanya penurunan kembali harga gas elpiji 12 kg menjadi hanya 17% atau sebesar Rp 1.000 per kg menyebabkan inflasi di minggu kedua dan seterusnya akan mengalami penurunan.

"Sehingga tidak akan lebih dari 0,2% inflasinya," ujar Perry dalam Focus Group Discussion (FGD) BI di Jakarta, Rabu (15/1).

Sebelumnya, BI menghitung andil kenaikan gas elpiji 12 kg terhadap inflasi Januari adalah sebesar 0,1%. Adapun hingga akhir tahun, BI memprediksi inflasi akan berada di kisaran 4,5% plus minus satu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×