kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.345.000 0,75%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Pekan Kedua Februari 2023, Arus Modal Asing Hengkang Rp 590 Miliar


Minggu, 12 Februari 2023 / 12:45 WIB
Pekan Kedua Februari 2023, Arus Modal Asing Hengkang Rp 590 Miliar
ILUSTRASI. Workers leave Bank Indonesia headquarters in Jakarta, Indonesia, September 2, 2020. Pekan Kedua Februari 2023, Arus Modal Asing Hengkang Rp 590 Miliar.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Terdapat aliran modal asing yang keluar (capital outflow) dari pasar keuangan dalam negeri pada pekan kedua Februari 2023. 

Berdasarkan data transaksi periode 6 hingga 9 Februari 2023 yang dihimpun Bank Indonesia (BI), nonresiden di pasar keuangan domestik mencatat jual neto sebesar Rp 590 miliar. 

Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengungkapkan, ini terdiri dari jual neto di pasar surat berharga negara (SBN), meski ada aliran masuk modal asing di pasar saham. 

Baca Juga: Bank Negara Indonesia (BBNI) Bidik Pertumbuhan Volume Transaksi Kartu Kredit 10%

"Asing jual neto Rp 3,11 triliun di pasar SBN, tetapi beli neto Rp 2,52 triliun di pasar saham," kata Erwin dalam keterangannya, Jumat (10/2). 

Seiring dengan hengkangnya asing dari pasar keuangan dalam negeri, premi risiko investasi di Indonesia pun meningkat. 

Terlihat dari premi credit default swap (CDS) Indonesia 5 tahun yang naik ke 86,55 basis poin (bps) per 9 Februari 2023 dari 79,15 bps per 3 Februari 2023. 

Baca Juga: Ikuti The Fed, Suku Bunga BI Diproyeksi Kembali Naik pada Bulan Februari 2023

Dengan perkembangan ini, berdasarkan data setelmen dari awal tahun hingga 9 Februari 2023, nonresiden beli neto Rp 49,57 triliun di pasar SBN dan jual neto Rp 3,06 triliun di pasar saham. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×