kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

PDIP tunggu BK DPR soal video asusila kadernya


Selasa, 05 Februari 2013 / 20:40 WIB
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (10/9/2021). IHSG ditutup pada level 6.094,87 atau naik 26,65 poin (0,44 persen) dibanding penutupan sebelumnya di level 6.068,21 seiring dengan kenaikan bursa regional. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.


Reporter: Dea Chadiza Syafina |

JAKARTA. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan menindaklanjuti kasus video asusila yang diduga diperankan oleh anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi PDIP Karolin Margareth Natasha. Namun, tindak lanjut PDIP akan dilakukan setelah ada keputusan dari Badan Kehormatan DPR.

Ketua Fraksi PDIP di DPR, Puan Maharani mengatakan, partainya akan mengikuti prosedur yang berlaku di lembaga legislatif itu. Oleh karena itu, pihaknya menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan oleh BK DPR.

"Kami ikuti aturan dan hukum yang ada. Kalau ada hal yang perlu disikapi lebih lanjut, kemudian ada laporan dari BK, tentu saja saya menunggu dulu surat dari BK seperti apa. Karena sampai sekarang fraksi belum mendapatkan surat  pemberitahuan dari BK yang katanya mau menyikapi lebih lanjut," kata Puan di Gedung DPR, Selasa (5/2).

Menurutnya, partai pimpinan Megawati Soekarnoputri ini belum akan melakukan pembahasan mendalam terkait video asusila itu, lantaran belum ada keputusan dari BK DPR.

"Apanya yang perlu dirapatkan? Masalahnya belum ada yang perlu dirapatkan kembali," tegas Puan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×