kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

PDIP menerima pencalonan Jenderal Moeldoko


Rabu, 21 Agustus 2013 / 10:58 WIB
ILUSTRASI. Hasil Klasemen PMPL ID S5 Week 1 (Minggu Pertama), BONAFIDE Memimpin di Posisi Puncak


Reporter: Erika Anindita | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Komisi I DPR RI Rabu pagi (21/8) ini akan melaksanakan uji kelayakan (fit and proper test) bagi calon Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Selalu ada pro dan kontra dalam setiap fit and proper test. Meski begitu, partai oposisi pemerintah, yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) memastikan akan menerima pencalonan Jenderal Moeldoko yang diusulkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Tjahjo Kumolo, Sekretaris Jenderal DPP PDIP mengungkapkan, fraksi PDIP di DPR tidak akan menolak pilihan Presiden SBY terhadap pencalonan Jenderal Moeldoko sebagai Panglima TNI.

"Kami tidak akan menolak, sepakat (dengan) terhadap pencalonan Panglima TNI yang diajukan Presiden," tegasnya ketika ditemui KONTAN sebelum memasuki ruang Komisi I, Rabu (21/8).

Namun, Tjahjo memastikan, fraksinya akan tetap mengangkat poin-poin penting dalam fit and proper test calon Panglima TNI. “Terutama,komitmen netralitas seorang panglima TNI. (Bagaimana) Panglima TNI harus menjamin Pemilu harus netral," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×