kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Moeldoko ada di urutan pertama calon panglima


Kamis, 11 Juli 2013 / 22:11 WIB
ILUSTRASI. Kendaraan bermotor melintas di Jalan Jenderal Sudirman saat hujan turun di Jakarta, Jumat (16/10/2020). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Agus Suhartono sebentar lagi akan memasuki masa pensiun pada bulan Agustus mendatang. Maka calon pengganti panglima TNI sudah mulai ramai dibicarakan. Selama ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) biasanya selalu memilih para kepala staf dari tiga angkatan secara bergantian.

Seharusnya, setelah Agus yang berasal dari Angkatan Laut (AL), maka giliran kepala staf Angkatan Udara (AU) yang akan menjadi panglima. Namun menurut Agus, justru kepala Staf AD yang menjadi urutan pertama calon pengganti panglima.

"Di urutan pertama itu angkatan darat, kemudian angkatan udara, dan angkatan laut. Jadi nanti terserah bapak presiden, siapa yang dipilih," tutur Agus di Istana Negara, Kamis (11/7).

Hingga kini, Agus mengaku belum menyerahkan nama-nama calon penggantinya kepada presiden. Namun ia memastikan bahwa yang berhak menggantikan posisi panglima berasal dari tiga kepala staf angkatan di tubuh TNI. 

Jika urutan pertama calon panglima berasal dari angkatan darat, maka peluang Moeldoko menjadi panglima terbuka lebar. Padahal, Moeldoko baru dilantik menjadi KSAD beberapa bulan lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×