kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Pasokan Beras Semakin Seret, Ini Upaya Pemerintah


Kamis, 07 September 2023 / 18:11 WIB
Pasokan Beras Semakin Seret, Ini Upaya Pemerintah
ILUSTRASI. Harga beras di dalam negeri terus merangkak naik. ANTARA FOTO/Ampelsa/foc.


Reporter: Shobihatunnisa Akmalia | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga beras di dalam negeri terus merangkak naik. Badan Pangan Nasional tekankan bahwa saat ini pemerintah memiliki beras yang cukup. Pemerintah juga akan mulai menyalurkan bantuan pangan beras 1.52 juta ton pada Senin, (11/9) nanti.

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan, produksi GKP (gabah kering panen) semester II-2023 pasti lebih sedikit dibandingkan semester I. Pemerintah akan intervensi penyaluran bantuan pangan beras kepada 21,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Bantuan ini akan disalurkan pada tiga bulan mulai September 2023 dengan 10 kg per penerima.

“Pemerintah akan intervensi 21.3 juta KPM, per 10kg, 3 bulan mulai September 2023” ungkap Arief kepada Kontan.co.id, Kamis (7/9).

Baca Juga: Pasokan Beras Terbatas, Begini Kata Pengamat Pertanian

Untuk menangani permasalahan menipisnya pasokan beras, pemerintah akan mengimpor 2 juta ton. 

“Impor Beras 2023 disetujui 2 juta ton, kita sedang cari sisanya 400 ribu ton lagi.” ujar Arief.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×