kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Pasca tsunami, penurunan jumlah wisman Jepang ke Indonesia tidak signifikan


Jumat, 01 April 2011 / 10:52 WIB
Pasca tsunami, penurunan jumlah wisman Jepang ke Indonesia tidak signifikan
ILUSTRASI. GIMNI telah mendistribusikan bantuan di berbagai daerah baik berupa sembako, produk kebersihan, dan alat kesehatan kepada masyarakat sekitar dan rumah sakit.


Reporter: Irma Yani | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pasca bencana tsunami Jepang pada pertengahan Maret lalu, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan, wisatawan mancanegara (wisman) dari Jepang yang datang ke Indonesia turun 7,45%.

"Ada penurunan jika dilihat dari sebelum dan sesudah terjadinya tsunami," kata Kepala BPS Rusman Heriawan, Jumat (1/4).

Namun, Rusman mengatakan penurunan tersebut tak signifikan. "Untuk turis dari Jepang memang turun, tapi tidak signifikan," tandasnya.

Rusman memaparkan, BPS memcatatkan pada 1-11 Maret 2011 Wisman dari Jepang yang masuk ke Indonesia sebanyak 864 orang per hari. Sementara, rata-rata per hari setelah tsumami, katanya, tercatat sebanyak 799 orang.

"Dengan demikian, maka jumlah wisman dari Jepang selama bulanan tidak mengalami perubahan berarti. Saya yakin di bulan April juga akan sama," terangnya.

Ia mengatakan, salah satu alasan yang membuat penurunan wisman Jepang tidak terlalu besar adalah perencanaan perjalanan yang sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari sebelum terjadinya tsunami.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×