kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Pasca Lebaran, Pemprov DKI Bakal Gelar Operasi Kependudukan


Kamis, 24 September 2009 / 15:31 WIB


Reporter: Dyah Megasari |

JAKARTA. Pendatang baru di Jakarta kudu mempersiapkan identitas pribadi secara lengkap. Pasalnya, Pemerintah Provinsi Jakarta bakal menggelar operasi kependudukan dua pekan setelah lebaran. Sebagai tahap awal, operasi akan digelar di 10 kecamatan di Jakarta Selatan.

“Kami memang sedang mempersiapkan lokasi mana yang akan dilakukan kegiatan operasi yustisi kependudukan dari sepuluh kecamatan itu,” ujar Kepala Suku Dinas Kependudukan Jakarta Selatan, Valentino, Kamis (24/9).

Tujuan operasi ini adalah untuk menysir warga yang tidak memiliki pekerjaan agar urbanisasi yang tak terkendali pascalebaran tak terjadi. Sepuluh kecamatan itu adalah Jagakarsa, Pasar Minggu, Cilandak, Pesanggrahan, Kebayoran Lama, Kebayoran Baru, Pancoran, Tebet, Setiabudi, dan Mampang Prapatan.

Jika sesuai dengan rencana, petugas akan mengintensifkan operasi di lima kecamatan yaitu, Setiabudi, Tebet, Kebayoran Lama, Pasar Minggu, dan Pancoran.

“Hal ini disebabkan kebanyakan pendatang baru akan mencari lokasi kontrakan dan kostan,” ujarnya. Valentino mengatakan, kawasan Setiabudi, Tebet dan Kebayoran Baru, merupakan kawasan paling rawan pendatang baru karena lokasinya strategis dan dekat dengan pusat pertokoan serta gedung perkantoran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×