kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.765.000   -24.000   -0,86%
  • USD/IDR 17.676   -60,00   -0,34%
  • IDX 6.319   -52,18   -0,82%
  • KOMPAS100 832   -10,94   -1,30%
  • LQ45 631   -4,14   -0,65%
  • ISSI 225   -2,77   -1,22%
  • IDX30 360   -1,39   -0,38%
  • IDXHIDIV20 449   1,48   0,33%
  • IDX80 96   -1,08   -1,12%
  • IDXV30 124   -0,84   -0,68%
  • IDXQ30 118   0,53   0,46%

Para ekonom memprediksi neraca dagang akan defisit di Desember 2019


Selasa, 14 Januari 2020 / 20:01 WIB
ILUSTRASI. Para ekonom memprediksi neraca perdagangan pada Desember 2019 akan kembali mengalami defisit. KONTAN/Baihaki/3/1/2020


Reporter: Bidara Pink | Editor: Handoyo

"Terutama untuk barang konsumsi terkait dengan Natal dan Tahun Baru," jelas Eric. Sementara untuk keseluruhan tahun 2019, Eric memprediksi neraca dagang akan tercatat defisit US$ 3,4 miliar.

Senada dengan Eric, Ekonom Bank UOB Enrico Tanuwidjaja memprediksi neraca dagang akan mengalami defisit sebesar US$ 0,7 miliar. Hal ini disebabkan oleh ekspor komoditas yang masih menurun meski di tengah harga sawit yang sudah mulai membaik.

Enrico memprediksi ekspor masih akan terkoreksi 4% yoy pada bulan Desember 2019 sementara impor akan terkoreksi 5% yoy.

Baca Juga: Rupiah ditutup melemah tipis ke Rp 13.680 per dolar AS

Ekonom BCA David Sumual pun memprediksi neraca dagang akan mengalami defisit sebesar US$ 207 juta. David juga memprediksi total ekspor akan terkoreksi 1,9% yoy dan impor terkoreksi 7,2% yoy, atau masing-masing membaik dari kontraksi di bulan sebelumnya yang sebesar 5,67% dan 9,24%.

Demikian juga dengan ekonom Bank Standard Chartered Aldian Taloputra memprediksi ekspor akan mengalami kontraksi yang lebih rendah dari bulan sebelumnya. Ekspor akan terkontraksi 1,5% yoy dan impor diprediksi akan terkontraksi 4,0%. Meski begitu, ia memprediksi neraca dagang masih akan defisit sebesar US$ 632 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×