kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.910   28,00   0,17%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Pansus Kecewa dengan Kesaksian Burhanuddin


Senin, 21 Desember 2009 / 14:22 WIB
Pansus Kecewa dengan Kesaksian Burhanuddin


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket kasus Bank Century kecewa dengan kesaksian dari Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Burhanuddin Abdullah.

Anggota Pansus Century Hendrawan Supratikno mengatakan bahwa Burhanuddin menutup-nutupi proses merger Bank Century yang banyak melanggar syarat dari BI. "Masak seorang Gubernur BI tidak mengetahui masalah-masalah dalam merger," ujar Hendrawan seusai rapat Pansus memeriksa Burhanuddin, Senin (21/12). Padahal, dalam hasil audit BPK menunjukkan banyak kejanggalan dalam proses merger Bank Dapac, Bank Pikko, dan Bank CIC menjadi Century.

Hari ini Burhanuddin memberikan keterangan kepada pansus terkait penggelontoran dana talangan (bail out) Rp 6,7 triliun. Selain Burhanuddin, Pansus juga memanggil mantan petinggi BI lainnya, yakni Anwar Nasution, Aulia Pohan, dan Miranda Goeltom.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×