kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.975   83,00   0,46%
  • IDX 6.035   -66,02   -1,08%
  • KOMPAS100 788   -7,51   -0,94%
  • LQ45 594   -4,00   -0,67%
  • ISSI 210   -2,14   -1,01%
  • IDX30 336   -2,03   -0,60%
  • IDXHIDIV20 411   -1,29   -0,31%
  • IDX80 89   -0,87   -0,97%
  • IDXV30 111   0,12   0,10%
  • IDXQ30 107   -0,27   -0,25%

Pangeran Charles: 12 Juta Hektare Hutan Tropis Hancur Tiap Tahun


Senin, 03 November 2008 / 12:18 WIB


Reporter: Yohan Rubiyantoro |

JAKARTA. Pangeran Charles menyatakan bahwa warga bumi menghancurkan hutan-hutan tropis di seluruh dunia dengan kecepatan lebih dari 12 juta hektare setiap tahun. Perusakan ini memicu lebih banyak emisi gas rumah kaca dibandingkan dengan sektor transportasi di seluruh dunia.


"Saat ini hutan lebih bernilai pada saat mati daripada saat hidup," ucapnya dalam Presidential Lecture di Istana Merdeka, Senin (3/11).

Pangeran Charles menegaskan, hutan tropis dunia menyediakan mata pencaharian bagi lebih dari 1 Miliar penduduk paling miskin di dunia, termasuk penduduk di Indonesia. 9 % hutan tropis dunia yang masih tersisa juga berada di Indonesia.

"Sebab itu, kita semua harus menjaga hutan Indonesia yang menjadi paru-paru dunia," ajaknya.

Minggu lalu, The Internasional Union for the Conservation of Nature pun telah mengidentifikasi bahwa tidak kurang 12 penyakit mematikan diprediksi akan meningkat seiring dengan meningkatnya suhu di seluruh dunia. Yaitu penyakit cholera, Ebola dan gangguan tidur

Pangeran Charles juga mengingatkan bahwa kerusakan hutan akan menimbulkan kerusakan iklim dan mengakibatkan ratusan juta orang akan kehilangan tempat tinggal

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×