kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Pada Raja Salman, DPR minta pengampunan TKI


Kamis, 02 Maret 2017 / 15:11 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto menyoroti sejumlah isu dalam pidatonya di hadapan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud.

Salah satunya adalah soal Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Novanto memohon kepada Raja agar bisa memberikan pengampunan kepada para TKI yang terjerat hukum.

"Apabila ada WNI yang bersalah, maka atas nama rakyat Indonesia, kami mohon kemurahan hati Sri Baginda untuk memberikan ampunan," ujar Novanto di Kompleks Parlemen, Kamis (2/3).

Novanto berharap agar persoalan TKI di Arab Saudi bisa dicarikan solusi yang baik dengan tetap menghormati sistem hukum yang ada di negara itu.

Selain soal TKI, Novanto juga memaparkan soal potensi investasi yang menjanjikan di Indonesia.  

Isu soal penambahan kuota haji disinggung pula dalam pidato Novanto yang kurang lebih memakan waktu 15 menit itu.

Meski Novanto panjang lebar menyampaikan pidato dengan diselingi bahasa Arab, Raja Salman memilih memberikan sambutan sangat singkat. Tidak sampai lima menit, Salman hanya memaparkan soal apresiasinya atas penandatanganan kerja sama Indonesia dan Arab Saudi. (Nabilla Tashandra, Rakhmat Nur Hakim)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×