kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Operasi angkutan Lebaran dimulai 18 Juni-17 Juli


Senin, 20 Juni 2016 / 17:00 WIB
Operasi angkutan Lebaran dimulai 18 Juni-17 Juli


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Menteri Perhubungan Ignasius Jonan memaparkan operasi Lebaran untuk transportasi laut, darat, dan udara. Transportasi laut sudah mulai dikerahkan sejak 18 Juni lalu hingga 17 Juli. Sedangkan dua dua moda transportasi lainnya yaitu angkutan darat dan angkatan udara mulai dari 24 Juni-17 Juli.

"Memang ini agak beda dengan tahun lalu karena kami menyesuaikan dengan laporan dari operator kira-kira frekuensi yang penuh tanggal berapa saja," kata Jonan jelang rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jalarta, Senin (20/6/2016).

Ia memperkirakan, sarana transportasi yang tersedia akan mencukupi. Untuk tahun ini, pesawat terbang yang didaftarkan mencapai 529 unit, meningkat 39 unit dari tahun lalu.

Kapal laut dan transportasi penyeberangan mencapai 1.200-an unit, naik 2%-3% dari tahun lalu. Sedangkan kereta api, kata Jonan, telah disiagakan lokomotif sebanyak 447 unit. "Ada 350 lokomotif yang jalan dan 1.600 kereta penumpang. Naik 3%-4%," tutur mantan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia itu.

Sedangkan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) mencapai 46.000 unit. "Naik 1.600an," sambung dia.

(Nabilla Tashandra)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×