kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.612.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

Nunun Nurbaetie dihukum 2,5 tahun penjara


Rabu, 09 Mei 2012 / 12:08 WIB
ILUSTRASI. Pendidikan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). KONTAN/MUradi/09/08/2010


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menghukum Nunun Nurbaetie selama 2,5 tahun. Majelis hakim menyatakan, terdakwa dugaan suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia itu telah terbukti bersalah.

Dalam putusannya, majelis hakim yang diketuai Sudjatmiko menyatakan, Nunun telah terbuksi bersalah memberikan uang ke sejumlah anggota DPR 1999-2004 untuk memenangkan Miranda Swaray Goeltom. Nunun teah memberikan suap dalam bentuk cek sebesar Rp 20,8 miliar.

Cek sebanyak 480 lembar itu kemudian diberikan kepada anggota DPR diantaranya Hamka Yandhu, Dudhie Makmun Murod, Endin AJ Soefihara dan Udju Juhaeri. Pemberian cek itu dilakukan melalui Arie Malangjudo.

Majelis hakim memutuskan Nunun bersalah dan melanggar dakwaan alternatif, atau dakwaan pertama yaitu pasal 5 ayat 1 huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi.

Atas putusan ini, Nunun belum menyatakan banding. "Yang mulia majelis hakim, saya mohon sebagai terdakwa untuk berpikir dulu," katanya.

Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) M. Rum juga senada. Yang jelas, vonis terhadap Nunun ini lebih rendah dari tuntutan jaksa sebelumnya. Jaksa sebelumnya menuntut hukuman empat tahun penjara dan denda Rp 200 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×