kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

November, FIFA dan AFC bertandang ke Indonesia


Selasa, 13 Oktober 2015 / 18:17 WIB
November, FIFA dan AFC bertandang ke Indonesia


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Anggota Komite Etik Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Haryo Yuniarto, mengungkapkan, perwakilan dari Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional (FIFA) dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) direncanakan akan datang ke Jakarta pada awal November 2015.

Menurut rilis pers situs resmi PSSI di Jakarta, Selasa (13/10), perwakilan FIFA yang akan datang adalah anggota Komite Eksekutif FIFA, Kohzo Tashima dari Jepang dan HRH Prince Abdullah dari Malaysia. Sementara itu, AFC akan diwakili oleh Mariano V Araneta Jr dari Filipina.

"Awalnya, perwakilan FIFA dan AFC akan datang pada Oktober. Namun, setelah korespondensi terjadi secara intens, akhirnya PSSI dan FIFA menjadwalkan ulang," kata Haryo, seperti dikutip Antara, Selasa (13/10).

Menurut Haryo, selama di Indonesia, FIFA hanya melakukan komunikasi dengan PSSI, tanpa ada keterlibatan dengan pihak lain.

"Meskipun ada pihak-pihak lain yang mengklaim tentang hal itu, tetapi FIFA sudah berkomitmen dan menyatakan tidak akan berkoordinasi dengan pihak lain," ujar Haryo.

Mengenai susunan jadwal kunjungan, PSSI masih menunggu kepastian dari ketersediaan waktu Presiden Joko Widodo. Pasalnya, pihak FIFA ingin bertemu secara langsung dengan Presiden.

Tujuan kedatangan delegasi FIFA dan AFC ke Indonesia adalah mendiskusikan tentang pencabutan sanksi yang saat ini diterima oleh sepak bola Indonesia. Adanya sanksi tersebut membuat tim nasional Indonesia tidak bisa berlaga pada partai internasional. (Nugyasa Laksamana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×