kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.594.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 17.925   7,00   0,04%
  • IDX 5.932   -162,05   -2,66%
  • KOMPAS100 765   -20,23   -2,57%
  • LQ45 590   -11,76   -1,95%
  • ISSI 206   -6,52   -3,06%
  • IDX30 329   -5,67   -1,69%
  • IDXHIDIV20 423   -4,08   -0,96%
  • IDX80 87   -2,23   -2,49%
  • IDXV30 115   -1,35   -1,16%
  • IDXQ30 108   -1,16   -1,06%

Nilai ekspor April 2021 sebesar US$ 18,48 miliar, ini pemicunya


Kamis, 20 Mei 2021 / 11:35 WIB
ILUSTRASI. Kepala BPS Suhariyanto saat memaparkan neraca dagang Maret 2021.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja ekspor kembali meningkat pesat pada bulan April 2021. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ekspor pada bulan April 2021 sebesar US$ 18,48 miliar.

Nilai ekspor tersebut meningkat 0,69% dari bulan Maret 2021 yang sebesar US$ 18,35 miliar. Pun bila dibandingkan secara tahunan, nilai ekspor pada bulan April 2021 melesat tinggi 51,94% dari April 2020 yang sebesar US$ 12,16 miliar.

“Performa ekspor pada April 2021 ini sangat bagus sekali, impresif karena adanya peningkatan permintaan dan kenaikan harga komoditas,” ujar Suhariyanto, Kamis (20/5) via video conference.

Suhariyanto lalu memerinci, beberapa komoditas non minyak dan gas (non migas) andalan Indonesia yang mengalami peningkatan harga antara lain minyak kelapa sawit yang naik 4,24% mom. Secara tahunan, harga komoditas ini melesat 76,5% yoy.

Baca Juga: BPS: Kinerja ekspor April 2021 masih tumbuh tinggi

Kemudian ada komoditas tembaga yang meningkat 3,74% mom dan secara tahunan naik 84,4% yoy. Pun emas meningkat 2,43% mom dan secara tahunan naik 4,6% yoy. Tak hanya itu, komoditas timah dan aluminium juga mengalami peningkatan harga.

Akan tetapi, masih ada beberapa harga komoditas non migas yang mengalami penurunan, antara lain karet yang turun 9,10% mom meski secara tahunan masih naik 61,41% yoy, kemudian harga batu bara dan cokelat juga turun.

Komoditas minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) juga terpantau menurun 2,43% mom menjadi US$ 61,96 per barel, meski secara tahunan harga ICP masih meroket 200%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×