kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

New normal, berapa jarak aman cegah corona? 1 meter atau 2 meter? Ini jawabannya


Senin, 08 Juni 2020 / 08:00 WIB


Sumber: BBC | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah terus menggaungkan wacana new normal dengan tujuan memutar roda perekonomian. Meski langkah ini berisiko tinggi, seperti pengalaman negara lain, pemerintah sepertinya maju terus. Sebelumnya saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB), pemerintah pusat tampak kurang serius. Di DKI Jakarta misalnya 200 pabrik yang tidak mendapat pengecualian tetap beroperasi. Mereka mendapat izin Kementerian Perindustrian.  

Nah sekarang tinggal pintar-pintar masyarakat menjaga diri. Salah satunya dengan menjaga jarak sosial atau social distancing. Tapi terkait jarak ini, pemerintah di seluruh dunia tidak kompak.Indonesia menganut "mahzab"" jarak aman satu meter. Sama seperti China, Denmark, Prancis, Hong Kong, Lithuania dan Singapura. 

Negara lain berbeda lagi. Mengutip BBC, Ahad (7/6), Korea Selatan misalnya menganggap jarak aman mencegah Covid-19 itu 1,4 meter.  Australia, Belgia, Jerman, Yunani, Italia, Belanda dan Portugal menyebut angka aman 1,5 meter. Lalu Amerika Serikat 1,8 meter. Sementara Kanada, Spanyol dan Inggris menetapkan jarak aman pencegahan pagebluk corona itu 2 meter. 

Wah kalau begitu, berapa jarak yang benar-benar aman? 




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×