kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Neraca Transaksi Berjalan Berbalik Arah Jadi Defisit, Ini Kata BI


Rabu, 23 Agustus 2023 / 07:15 WIB


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Neraca transaksi berjalan berbalik defisit pada kuartal II-2023, setelah mencatat surplus selama beberapa kuartal terakhir. 

Bank Indonesia (BI) mencatat, defisit neraca transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) pada kuartal II-2023 sebesar US$ 1,9 miliar atau 0,5% produk domestik bruto (PDB). 

Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Wahyu Agung Nugroho mengungkapkan, defisit transaksi berjalan ini tidak akan membahayakan pergerakan nilai tukar rupiah. 

Baca Juga: Neraca Transaksi Berjalan pada Kuartal II Defisit Akibat Penurunan Harga Komoditas

"Tidak. Ini merupakan defisit biasa saja, dan masih rendah. Masih jauh di bawah CAD yang aman," terang Wahyu saat ditemui awak media di Senayan JCC, Selasa (22/8). 

Wahyu menekankan, timbulnya CAD pada kuartal II-2023 juga seiring dengan aktivitas ekonomi yang membaik. Sehingga, dampaknya pada rupiah tidak signifikan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×