kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.565   35,00   0,20%
  • IDX 6.763   -95,86   -1,40%
  • KOMPAS100 901   -14,77   -1,61%
  • LQ45 662   -7,84   -1,17%
  • ISSI 245   -3,02   -1,22%
  • IDX30 374   -3,06   -0,81%
  • IDXHIDIV20 457   -4,70   -1,02%
  • IDX80 103   -1,29   -1,24%
  • IDXV30 130   -1,35   -1,03%
  • IDXQ30 119   -0,98   -0,82%

Neraca Transaksi Berjalan Berbalik Arah Jadi Defisit, Ini Kata BI


Rabu, 23 Agustus 2023 / 07:15 WIB
Neraca Transaksi Berjalan Berbalik Arah Jadi Defisit, Ini Kata BI


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Neraca transaksi berjalan berbalik defisit pada kuartal II-2023, setelah mencatat surplus selama beberapa kuartal terakhir. 

Bank Indonesia (BI) mencatat, defisit neraca transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) pada kuartal II-2023 sebesar US$ 1,9 miliar atau 0,5% produk domestik bruto (PDB). 

Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Wahyu Agung Nugroho mengungkapkan, defisit transaksi berjalan ini tidak akan membahayakan pergerakan nilai tukar rupiah. 

Baca Juga: Neraca Transaksi Berjalan pada Kuartal II Defisit Akibat Penurunan Harga Komoditas

"Tidak. Ini merupakan defisit biasa saja, dan masih rendah. Masih jauh di bawah CAD yang aman," terang Wahyu saat ditemui awak media di Senayan JCC, Selasa (22/8). 

Wahyu menekankan, timbulnya CAD pada kuartal II-2023 juga seiring dengan aktivitas ekonomi yang membaik. Sehingga, dampaknya pada rupiah tidak signifikan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×