kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.790.000   -15.000   -0,53%
  • USD/IDR 16.925   -32,00   -0,19%
  • IDX 9.067   57,15   0,63%
  • KOMPAS100 1.251   13,24   1,07%
  • LQ45 883   11,59   1,33%
  • ISSI 333   3,66   1,11%
  • IDX30 450   4,80   1,08%
  • IDXHIDIV20 530   8,25   1,58%
  • IDX80 139   1,60   1,16%
  • IDXV30 147   2,72   1,88%
  • IDXQ30 144   2,00   1,40%

Neraca Transaksi Berjalan Berbalik Arah Jadi Defisit, Ini Kata BI


Rabu, 23 Agustus 2023 / 07:15 WIB
Neraca Transaksi Berjalan Berbalik Arah Jadi Defisit, Ini Kata BI


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Neraca transaksi berjalan berbalik defisit pada kuartal II-2023, setelah mencatat surplus selama beberapa kuartal terakhir. 

Bank Indonesia (BI) mencatat, defisit neraca transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) pada kuartal II-2023 sebesar US$ 1,9 miliar atau 0,5% produk domestik bruto (PDB). 

Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Wahyu Agung Nugroho mengungkapkan, defisit transaksi berjalan ini tidak akan membahayakan pergerakan nilai tukar rupiah. 

Baca Juga: Neraca Transaksi Berjalan pada Kuartal II Defisit Akibat Penurunan Harga Komoditas

"Tidak. Ini merupakan defisit biasa saja, dan masih rendah. Masih jauh di bawah CAD yang aman," terang Wahyu saat ditemui awak media di Senayan JCC, Selasa (22/8). 

Wahyu menekankan, timbulnya CAD pada kuartal II-2023 juga seiring dengan aktivitas ekonomi yang membaik. Sehingga, dampaknya pada rupiah tidak signifikan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×