kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Neraca perdagangan September surplus US$ 1,22 M


Senin, 17 Oktober 2016 / 11:46 WIB
Neraca perdagangan September surplus US$ 1,22 M


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) merilis neraca perdagangan September 2016 mencatat surplus sebesar US$ 1,22 miliar. Dengan demikian, surplus neraca perdagangan Januari-September 2016 tercatat sebesar US$ 5,67 miliar.

Surplus September tersebut, jauh lebih besar dibanding surplus pada bulan Agustus 2016 yang sebesar US$ 293,6 juta. Surplus ini juga sesuai dengan proyeksi Bank Indonesia (BI) yang melampaui US$ 1 miliar.

"Ini merupakan surplus tertinggi selama 13 bulan terakhir," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers, Senin (17/10).

Berdasarkan kinerja ekspor impor, nilai ekspor pada bulan September 2016 sebesar US$ 12,51 miliar atau turun 1,84% dibanding bulan sebelumnya dan turun 0,59% year on year (YoY). Sementara nilai impor tercatat US$ 11,3 miliar 8,78% dibanding bulan sebelumnya dan turun 2,26% YoY.

Sementara itu, secara kumulatif Januari-September 2016 nilai ekspor tercatat sebesar US$ 104,36 miliar atau turun 9,41% YoY dan impor US$ 98,69 miliar atau turun 8,6% YoY.

"Jadi meskipun kita alami surplus, kalau kumulatif tahun ini dibanding tahun lalu ekspor dan impor turun, ini terjadi karena ekonomi global masih lemah, harga komoditas belum pulih seperti sebelumnya," tambah Suhariyanto

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×