kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Neraca perdagangan Februari surplus US$ 1,32 M


Rabu, 15 Maret 2017 / 13:32 WIB
Neraca perdagangan Februari surplus US$ 1,32 M


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor dan impor atau neraca perdagangan pada Februari lalu surplus sebesar US$ 1,32 miliar.

BPS mencatat nilai ekspor Indonesia Februari 2017 sebesar US$12,57 miliar. Ekspor Februari 2017 turun 6,17% dibanding Jan 2016 dan naik 11,16% dibandingkan Februari 2016.

Sementara itu, untuk impor, BPS mencatat terjadi penurunan sebesar 5,96% menjadi US$ 11,26 miliar pada Februari lalu dibandingkan bulan sebelumnya.

Adapun bila dihitung secara kumulatif, periode Januari-Februari 2017, maka surplus perdagangan tercatat sebesar US$ 2,75 miliar . Nilai ekspor Januari-Februari 2017 sebesar US$ 25,98 miliar  dan impornya US$ 273,22 miliar.

Kepala BPS Suharyanto mengatakan bahwa penurunan ekspor secara bulan ke bulan terjadi karena faktor musiman. Ia mencatat ekspor nonmigas juga turun 6,21% dari Januari 2017 ke Februari 2017 dengan penurunan volume ekspor hingga 15,65%. Demikian juga ekspor migas yang turun 5,78%, yaitu dari US$ 1.271,6 juta menjadi US$ 1.198,1 juta.

"Penurunan ekspor migas disebabkan oleh menurunnya ekspor hasil minyak dan ekspor gas," katanya di Gedung BPS, Rabu.

Namun, terdapat beberapa komoditas yang mendorong  neraca perdagangan surplus pada bulan Februari 2017. Di antaranya adalah peningkatan ekspor perhiasan dan permata.

"Negaranya adalah Swiss yang paling besar. Lalu Singapura," ujarnya.

Komoditas lainnya yang mengalami kenaikan nilai ekspor adalah karet dan bahan dari karet. Adapun bahan kimia dan organik juga mengalami kenaikan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

[X]
×