kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Neraca pembayaran triwulan IV surplus US$ 4,41 M


Jumat, 14 Februari 2014 / 16:13 WIB
ILUSTRASI. Promo Hypermart Berlaku 27-29 September 2022


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Setelah tiga triwulan berturut-turut alami defisit, kondisi Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) di triwulan IV 2013 akhirnya bisa mencatat surplus. Surplusnya pun signifikan yaitu mencapai US$ 4,41 miliar.

Sebelumnya di triwulan I, II, dan III 2013 NPI mengalami defisit, masing-masing sebesar US$ 6,62 miliar, US$ 2,48 miliar, dan US$ 2,65 miliar. Alhasil secara keseluruhan tahun NPI alami defisit US$ 7,32 miliar.

Surplus NPI triwulan IV inilah yang kemudian mendorong kenaikan pundi cadangan devisa dari US$ 95,7 miliar pada triwulan III 2013 menjadi US$ 99,4 miliar di akhir Desember 2013.

Melihat lebih dalam, perbaikan kinerja NPI di triwulan IV ditopang oleh defisit transaksi berjalan yang menurun cukup dalam menjadi US$ 4,02 miliar atau 1,98% dari PDB.

"Sehingga secara setahun defisitnya US$ 28,45 miliar atau 3,26% dari PDB," ujar Kepala Departemen Statistik Bank Indonesia (BI) Hendy Sulistiowati dalam pemaparan NPI di Jakarta, Jumat (14/2).

Ke depannya, BI memperkirakan NPI 2014 akan lebih baik. Hal ini ditopang oleh prospek perbaikan defisit transaksi berjalan dan perekonomian global yang semakin menguat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×