kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Neraca pembayaran triwulan IV surplus US$ 4,41 M


Jumat, 14 Februari 2014 / 16:13 WIB
ILUSTRASI. Promo Hypermart Berlaku 27-29 September 2022


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Setelah tiga triwulan berturut-turut alami defisit, kondisi Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) di triwulan IV 2013 akhirnya bisa mencatat surplus. Surplusnya pun signifikan yaitu mencapai US$ 4,41 miliar.

Sebelumnya di triwulan I, II, dan III 2013 NPI mengalami defisit, masing-masing sebesar US$ 6,62 miliar, US$ 2,48 miliar, dan US$ 2,65 miliar. Alhasil secara keseluruhan tahun NPI alami defisit US$ 7,32 miliar.

Surplus NPI triwulan IV inilah yang kemudian mendorong kenaikan pundi cadangan devisa dari US$ 95,7 miliar pada triwulan III 2013 menjadi US$ 99,4 miliar di akhir Desember 2013.

Melihat lebih dalam, perbaikan kinerja NPI di triwulan IV ditopang oleh defisit transaksi berjalan yang menurun cukup dalam menjadi US$ 4,02 miliar atau 1,98% dari PDB.

"Sehingga secara setahun defisitnya US$ 28,45 miliar atau 3,26% dari PDB," ujar Kepala Departemen Statistik Bank Indonesia (BI) Hendy Sulistiowati dalam pemaparan NPI di Jakarta, Jumat (14/2).

Ke depannya, BI memperkirakan NPI 2014 akan lebih baik. Hal ini ditopang oleh prospek perbaikan defisit transaksi berjalan dan perekonomian global yang semakin menguat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×