kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

Neraca pembayaran triwulan IV surplus US$ 4,41 M


Jumat, 14 Februari 2014 / 16:13 WIB
Neraca pembayaran triwulan IV surplus US$ 4,41 M
ILUSTRASI. Promo Hypermart Berlaku 27-29 September 2022


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Setelah tiga triwulan berturut-turut alami defisit, kondisi Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) di triwulan IV 2013 akhirnya bisa mencatat surplus. Surplusnya pun signifikan yaitu mencapai US$ 4,41 miliar.

Sebelumnya di triwulan I, II, dan III 2013 NPI mengalami defisit, masing-masing sebesar US$ 6,62 miliar, US$ 2,48 miliar, dan US$ 2,65 miliar. Alhasil secara keseluruhan tahun NPI alami defisit US$ 7,32 miliar.

Surplus NPI triwulan IV inilah yang kemudian mendorong kenaikan pundi cadangan devisa dari US$ 95,7 miliar pada triwulan III 2013 menjadi US$ 99,4 miliar di akhir Desember 2013.

Melihat lebih dalam, perbaikan kinerja NPI di triwulan IV ditopang oleh defisit transaksi berjalan yang menurun cukup dalam menjadi US$ 4,02 miliar atau 1,98% dari PDB.

"Sehingga secara setahun defisitnya US$ 28,45 miliar atau 3,26% dari PDB," ujar Kepala Departemen Statistik Bank Indonesia (BI) Hendy Sulistiowati dalam pemaparan NPI di Jakarta, Jumat (14/2).

Ke depannya, BI memperkirakan NPI 2014 akan lebih baik. Hal ini ditopang oleh prospek perbaikan defisit transaksi berjalan dan perekonomian global yang semakin menguat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×