kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Cadangan devisa Januari US$ 100,7 miliar


Jumat, 07 Februari 2014 / 16:33 WIB
Cadangan devisa Januari US$ 100,7 miliar
ILUSTRASI. Tahu Kering Pedas (dok/Dapur Kobe)


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Bank Indonesia mencatat cadangan devisa per akhir Januari 2014 mencapai US$ 100,7 miliar. Direktur Departemen Kominikasi Peter Jacobs mengungkapkan, posisi cadangan devisa akhir Januari ini mengalami peningkatan sebesar US$ 1,3 miliar dari posisi akhir Desember 2013 yang mencapai US$ 99,4 miliar.

Peter menyebutkan, pada level tersebut, cadangan devisa sebesar US$ 100,7 miliar ini dapat membiayai 5,7 bulan impor atau 5,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

"Posisi cadangan devisa ini berada di atas standar kecukupan internasional sebesar tiga bulan impor," ujar Peter di Gedung BI, Jakarta, Jumat (7/2).

Lebih lanjut Peter mengungkapkan, bank sentral menilai jumlah cadangan devisa ini cukup kuat dalam mendukung ketahanan sektor eksternal dan kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.

Sebelumnya Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, selama tiga bulan terakhir ini perkembangan kinerja ekonomi Indonesia cenderung membaik. Neraca perdagangan bulan Desember 2013 yang mengalami surplus cukup tinggi sebesar US$ 1,52 miliar dan juga kemajuan yang cukup berarti pada defisit neraca transaksi berjalan atau current account defisit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×