kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Neraca dagang kuartal I 2014 diproyeksi loyo


Minggu, 02 Maret 2014 / 17:18 WIB
ILUSTRASI. UNTR akan membeli kembali saham perseroan di harga yang baik dan wajar. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/11/03/2015


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Pergerakan positif neraca dagang pada kuartal IV 2013 lalu diperkirakan tak akan berlanjut di kuartal pertama 2014. Menteri koordinator bidang perekonomian Hatta Rajasa menilai hal itu dikarenakan kebijakan larangan ekspor bahan mineral mentah.

Selain itu, penguatan rupiah yang terjadi juga akan menekan ekspor. "Dengan kondisi itu, diperkirakan defisit neraca transaksi berjalan kemungkinan akan bertahan" ujar Hatta, Jumat (28/2) di Jakarta.

Padahal, defisit neraca transaksi berjalan, atau current account deficit selalu berkurang sejak kuartal tiga 2013 lalu terus berkurang. Misalnya saja, pada kuartal III lalu current account deficit berada di level 3,7% terhadap produk domestik bruto (PDB), dari 4,4% pada kuartal II. lalu pada kuartal IV menjadi hanya 1,9%.

Meski diperkirakan turun kembali, Hatta optimistis, dalam jangka panjang defisit neraca transaksi berjalan akan terus membaik. Bahkan bisa mengalami surplus. Sebab, pelemahan ekspor diperkirakan hanya akan sesaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×