kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Neraca dagang Februari bisa surplus US$ 500 juta


Kamis, 27 Maret 2014 / 21:26 WIB
ILUSTRASI. Indonesia harus bisa untuk mulai tumbuh 6% di tahun 2024.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Menteri keuangan Chatib Basri optimistis, neraca perdagangan bulan Februari 2013 akan surplus sampai US$ 500 juta. Perkiraan Chatib itu didasari oleh sejumlah data salah satunya data bea cukai.

"Mudah-mudahan impor turun, dan kebijakan Pajak Penghasilan (PPh) pasal 22 ada dampaknya," ujar Chatib.

Seperti diketahui, pemerintah beberapa waktu lalu telah mengeluarkan paket kebijakan untuk meredam impor, salah satunya dengan meningkatkan PPh pasal 22.

Selain itu pemerintah juga mengeluarkan kebijakan pemberian insentif berupa penhapusan Pajak Pertambahn Nilai (PPN) dan Bea Masuk atas barang impor untuk tujun ekspor (KITE).

Andai perkiraan ini benar, target sudah sesuai dengan hitung-hitungan di awal tahun. Saat itu, Chatib memperkirakan neraca perdagangan Januari defisit, namun Februari kembali surplus.

Jika trend surplus terus terjadi, Chatib percaya defisit neraca transaksi berjalan alias current account deficits (CAD) tidak akan menjadi persoalan utama lagi. Justru isu utama bergeser ke capital account atau neraca modal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×