kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Neraca dagang Februari bisa surplus US$ 500 juta


Kamis, 27 Maret 2014 / 21:26 WIB
ILUSTRASI. Indonesia harus bisa untuk mulai tumbuh 6% di tahun 2024.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Menteri keuangan Chatib Basri optimistis, neraca perdagangan bulan Februari 2013 akan surplus sampai US$ 500 juta. Perkiraan Chatib itu didasari oleh sejumlah data salah satunya data bea cukai.

"Mudah-mudahan impor turun, dan kebijakan Pajak Penghasilan (PPh) pasal 22 ada dampaknya," ujar Chatib.

Seperti diketahui, pemerintah beberapa waktu lalu telah mengeluarkan paket kebijakan untuk meredam impor, salah satunya dengan meningkatkan PPh pasal 22.

Selain itu pemerintah juga mengeluarkan kebijakan pemberian insentif berupa penhapusan Pajak Pertambahn Nilai (PPN) dan Bea Masuk atas barang impor untuk tujun ekspor (KITE).

Andai perkiraan ini benar, target sudah sesuai dengan hitung-hitungan di awal tahun. Saat itu, Chatib memperkirakan neraca perdagangan Januari defisit, namun Februari kembali surplus.

Jika trend surplus terus terjadi, Chatib percaya defisit neraca transaksi berjalan alias current account deficits (CAD) tidak akan menjadi persoalan utama lagi. Justru isu utama bergeser ke capital account atau neraca modal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×