kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.817   -11,00   -0,07%
  • IDX 8.115   83,54   1,04%
  • KOMPAS100 1.145   13,60   1,20%
  • LQ45 827   6,35   0,77%
  • ISSI 288   4,66   1,64%
  • IDX30 430   3,24   0,76%
  • IDXHIDIV20 516   3,47   0,68%
  • IDX80 128   1,38   1,09%
  • IDXV30 140   1,28   0,92%
  • IDXQ30 140   0,93   0,67%

Nelayan suka, Jokowi terus perangi ilegal fishing


Selasa, 13 September 2016 / 16:33 WIB
Nelayan suka, Jokowi terus perangi ilegal fishing


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim bahwa kebijakan perang terhadap pencurian ikan sudah mulai membuahkan hasil. Hasil tersebut, salah satunya dilihatnya dari kehidupan nelayan.

Jokowi mengatakan, berdasarkan aspirasi dan masukan yang diterimanya langsung dari para nelayan, terutama dengan perahu kecil saat kunjungan lapangan, nelayan umumnya menyampaikan respon positif. Bukan hanya respon saja, Jokowi juga melihat ada peningkatan pasokan ikan laut setelah kebijakan itu dikeluarkan.

"Itu paling tidak yang mereka sampaikan, saya tanya juga ke yang lain, jawabannya juga mirip," katanya di Jakarta Selasa (13/9).

Meskipun sudah memperlihatkan dampak positif, pemerintah tidak akan berhenti. Agar dampak tersebut bisa memberi manfaat ke ekonomi masyarakat dan nelayan, dia memerintahkan para menterinya untuk melaksanakan kebijakan lanjutan, menggenjot pengembangan industri pengolahan, pengalengan dan perikanan nasional.

"Untuk itu saya minta Menko bidang kemaritiman dan Menteri Kelautan dan Perikanan di KKP mengambil langkah cepat. Pangkas aturan ruwet penghambat investasi," katanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×