kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.035   52,00   0,29%
  • IDX 6.186   -10,65   -0,17%
  • KOMPAS100 807   -4,25   -0,52%
  • LQ45 613   -2,23   -0,36%
  • ISSI 214   -0,32   -0,15%
  • IDX30 345   -1,11   -0,32%
  • IDXHIDIV20 427   -1,32   -0,31%
  • IDX80 92   -0,44   -0,48%
  • IDXV30 116   -0,47   -0,40%
  • IDXQ30 110   -0,53   -0,47%

Nelayan suka, Jokowi terus perangi ilegal fishing


Selasa, 13 September 2016 / 16:33 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim bahwa kebijakan perang terhadap pencurian ikan sudah mulai membuahkan hasil. Hasil tersebut, salah satunya dilihatnya dari kehidupan nelayan.

Jokowi mengatakan, berdasarkan aspirasi dan masukan yang diterimanya langsung dari para nelayan, terutama dengan perahu kecil saat kunjungan lapangan, nelayan umumnya menyampaikan respon positif. Bukan hanya respon saja, Jokowi juga melihat ada peningkatan pasokan ikan laut setelah kebijakan itu dikeluarkan.

"Itu paling tidak yang mereka sampaikan, saya tanya juga ke yang lain, jawabannya juga mirip," katanya di Jakarta Selasa (13/9).

Meskipun sudah memperlihatkan dampak positif, pemerintah tidak akan berhenti. Agar dampak tersebut bisa memberi manfaat ke ekonomi masyarakat dan nelayan, dia memerintahkan para menterinya untuk melaksanakan kebijakan lanjutan, menggenjot pengembangan industri pengolahan, pengalengan dan perikanan nasional.

"Untuk itu saya minta Menko bidang kemaritiman dan Menteri Kelautan dan Perikanan di KKP mengambil langkah cepat. Pangkas aturan ruwet penghambat investasi," katanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×