kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.057   49,00   0,27%
  • IDX 6.275   40,33   0,65%
  • KOMPAS100 823   4,75   0,58%
  • LQ45 627   3,49   0,56%
  • ISSI 217   0,81   0,38%
  • IDX30 352   2,39   0,68%
  • IDXHIDIV20 433   2,30   0,53%
  • IDX80 94   0,46   0,49%
  • IDXV30 119   0,43   0,36%
  • IDXQ30 112   0,56   0,50%

Mulai hari ini, truk dilarang melintas di tol


Rabu, 21 Juni 2017 / 10:30 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Mulai hari ini, Rabu (21/6) kendaraan angkutan barang sudah tidak boleh lewat jalan tol. Keputusan itu sesuai peraturan Kementerian Perhubungan (Kemhub), demi meningkatkan pelayanan dan kelancaran lalu lintas selama mudik dan balik Lebaran.

Sesuai SK Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, pembatasan itu meliputi truk barang yang digunakan mengangkut barang galian/barang tambang, dan truk barang dengan jumlah yang diizinkan (JBI) lebih dari 14.000 kilogram, dan truk barang dengan sumbu 3 atau lebih, serta mobil barang dengan kereta tempelan atau kereta gandengan.

"Semuanya sudah tidak boleh melintas di seluruh jalan nasional atau jalur mudik dan jalan tol di Jawa dan Lampung," ujar Kepala Bagian Operasional Korlantas Polri Kombes Pol Benjamin saat berbincang dengan Otomania.com, Selasa (20/6).

Menurut Benjamin, dengan tidak adanya kendaraan besar diharapkan bisa membuat kondisi jalan sedikit lancar. Pembatasan itu akan berakhir pada 29 Juni 2017.

"Setidaknya yang mau menuju ke Merak atau pintu tol Cikarang utama bisa lebih lancar, karena tidak ada lagi truk dan lain sebagainya. Namanya macet ketika mudik itu sudah biasa, asalkan jangan berhenti total seperti tahun lalu," kata dia. (Aditya Maulana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×