kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.851   49,00   0,29%
  • IDX 8.259   -31,80   -0,38%
  • KOMPAS100 1.167   -4,58   -0,39%
  • LQ45 838   -3,64   -0,43%
  • ISSI 296   -0,02   -0,01%
  • IDX30 436   0,03   0,01%
  • IDXHIDIV20 522   1,58   0,30%
  • IDX80 130   -0,48   -0,37%
  • IDXV30 144   1,00   0,70%
  • IDXQ30 141   0,06   0,04%

Mulai 1 Juli 2020 kapasitas penumpang bus naik jadi 70%


Jumat, 26 Juni 2020 / 18:04 WIB
Mulai 1 Juli 2020 kapasitas penumpang bus naik jadi 70%
ILUSTRASI. Sejumlah penumpang bersiap menaiki bus AKAP di Terminal Bus Pakupatan, Serang, Banten, Rabu (17/6/2020). Pemda setempat mengizinkan pengoperasian kembali bus AKAP untuk tujuan terbatas hanya ke daerah zona hijau dengan menerapkan protokol kesehatan untuk


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

Budi berharap, dengan adanya penambahan kapasitas maksimal penumpang ini, operator bus tidak akan menaikkan tarif. Pasalnya, menurut Budi, bila kapasitas penumpang sudah mencapai 70% maka angka tersebut sudah mencapai Break Even Point (BEP).

"Kalau 70% sebetulnya kita sudah mengakomodir, sudah merespons mereka para operator tidak boleh naik tarifnya, karena dengan 70% sudah memperhitungkan keekonomian, sudah BEP," terang Budi.

Baca Juga: Indonesia akan menjadi negara kepulauan pertama yang terapkan TTS

Meski sudah menambah kapasitas maksimal penumpang, Budi pun belum yakin jumlah penumpang akan mengalami kenaikan.

Pasalnya, masih ada bus-bus yang mengangkut penumpang dalam jumlah yang sangat sedikit. Apalagi, masih ada juga daerah yang menerapkan kebijakan yang sangat ketata untuk melindungi daerahnya dari penyebaran Covid-19.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×