kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.796.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Mogok buruh dikawal 17.276 personel gabungan


Kamis, 31 Oktober 2013 / 10:27 WIB
ILUSTRASI. Suasana proyek pembangunan jalan. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/wsj.


Sumber: TribunNews.co | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Sebanyak 17.276 personel gabungan Polri, TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja dikerahkan untuk mengawal aksi mogok nasional buruh yang digelar, hari ini 31 Oktober 2013 dan 1 November 2013.

"Rincian pengamanan tersebut yakni, TNI sebanyak 3.280 personel, perbantuan dari Mabes Polri 1.882 personel, Satgasres 5.950 personel, Satgasda 4.139 personel. Ada pula bantuan keamanan dari Pemda DKI 815 personel dan cadangan dari Mapolres sebanyak 1.210 personel," tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto.

Rikwanto bilang, sejak pagi hari tadi, ribuan anggota dari berbagai satuan sudah diturunkan ke titik-titik pengamanan untuk mengawal jalannya aksi dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban.

"Mogok nasional dilakukan di kawasan industri, tapi ada juga massa yang bergerak ke balai kota DKI," kata Rikwanto. Mengenai adanya kemacetan sebagai imbas terjadinya mogok nasional, Rikwanto bilang, Direktorat Lalulintas Polda Metro Jaya sudah menyiapkan pengalihan arus.

"Nanti mengenai pengalihan arus sifatnya situasional, silakan ikuti petunjuk anggota di lapangan," ujar Rikwanto. (Theresia Felisiani/Tribunnews)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×