kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Minta Demokrat diselamatkan, Marzukie SMS ke SBY


Sabtu, 09 Juli 2011 / 14:21 WIB
ILUSTRASI. Kini mulai Rp 50 juta, harga mobil bekas Ford Focus sudah murah


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pesan singkat berisi permintaan agar segera diambil langkah untuk menyelamatkan Partai Demokrat beredar. Isi dari pesan singkat tersebut ditujukan kepada Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono dan seluruh anggota Dewan Pembina.

Pengirim pesan tersebut diketahui adalah Marzuki Alie yang juga Ketua DPR dan Wakil Ketua Dewan Pembina, Partai Demokrat. Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Ahmad Mubarok sendiri pun saat dikonfirmasi membenarkan kabar tersebut.

"SMS itu yang mengirim pak Marzuki," ujar Mubarok saat dihubungi wartawan, Sabtu (9/7).

Sementara itu, saat mencoba mengonfirmasi ke Marzuki Alie, tidak ada satu pesan pun yang dibalas maupun telepon yang diangkat. Diperkirakan posisi Marzuki Alie saat ini berada di Rusia dan tidak dapat berkomunikasi dengan baik dari Indonesia.

Berdasarkan pesan singkat yang didapat di kalangan wartawan, berikut isi pesan singkat Marzuki Alie :

"Mena, untuk diteruskan ke semua anggota Wanbin. Tks

Yth Kawanbin / Bapak SBY, saya melaporkan, saat ini sedang berada di Rusia dalam rangka memenuhi undangan Parlemen Rusia. Malam ini banyak sekali SMS yang masuk tentang Ruhut, Deny Kailimang, Amir Syamsudin yang saling memojokkan dalam acara Jakarta Lawyer Club di TVone. Saling serang antar pengurus partai bukan hanya kali ini tapi sudah berkali-kali. Kelihatannya manajemen partai sudah tidak efektif lagi, apapun perintah DPP sdh td ini masalah Leadership.

Memprihatinkan sekali, kita juga terkena imbas seolah tidak memperdulikan tentang kondisi partai. Sebenarnya saya sbg pribadi atau dalam kapasitas sbg wakawanbin tidak mau ikut-ikutan dalam urusan yang melibatkan DPP PD secara operasional, namun kalau ini terus dibiarkan, setiap hari kita di degradasi oleh kita sendiri dengan provokasi media, kita akan menuju kehancuran. Mhn Kawanbin mengambil tindakan tegas utk menyelamatkan partai." (Tribunnews)


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×