kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.599.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Menteri Ekonomi hanya minta anggaran naik Rp 50 M


Rabu, 10 Juni 2015 / 17:04 WIB
ILUSTRASI. Foto udara suasana di Palabuhan Ketapang Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (14/12/2023). PT ASDP Indonesia Ferry menyiapkan Pelabuhan Jangkar di Situbondo mulai 15 Desember untuk pengalihan pelayanan kendaraan besar atau golongan VII tujuan Pelabuhan Lembar (NTB) selama periode Angkatan Natal dan Tahun Baru 2023/2024, sedangkan Pelabuhan Ketapang akan difokuskan untuk kendaraan kecil pada periode posko. ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/foc.


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil mengusulkan tambahan pagu indikatif kementeriannya sebesar Rp 50 miliar.

Menurut Sofyan, pagu indikatif yang disediakan untuk kementeriannya tahun ini hanya sebesar Rp 304 miliar. Angka tersebut dirasa kurang untuk mendanai program-program kementeriannya. Sebab, pagu tersebut bahkan lebih rendah 37% dibandingkan dengan anggaran pada tahun 2015 sebesar Rp 326 miliar.

"Kamu akan bicara lagi dengan Menteri Keuangan. Perkiraan kami, kekurangan dana Rp 61 miliar," kata Sofyan dalam rapat dengan Badan Anggaran (Banggar) di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (10/6).

Meski perkiraan tambahan dana mencapai Rp 61 miliar, Sofyan mengaku tidak ingin memberatkan negara dengan meminta tambahan anggaran yang terlalu tinggi. Oleh karena itu, Sofyan mematok angka maksimal tambahan sebesar Rp 50 miliar.

Adapun dana tersebut, salah satunya akan difokuskan pada Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang saat ini masih belum berjalan signifikan. Sofyan menginginkan, KEK tersebut akan menjadi proyek percontohan (pilot project).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×