kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Menteri BUMN Launching Holding BUMN Pangan, Sebutannya ID FOOD


Rabu, 12 Januari 2022 / 13:06 WIB
ILUSTRASI. Menteri BUMN Erick Thohir launching Holding BUMN Pangan di Kawasan Kota Tua Jakarta, Rabu (12/1/2021).


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir resmi me-launching Holding BUMN Pangan dengan sebutan 'ID FOOD.'

Erick menekankan, peluncuran ID Food bukan hanya peluncuran nama dan logo secara simbolik."Saya berharap ID Food tadi melakukan sinergisitas dengan Himbara dengan PTPN, Perhutani, PT pupuk yang dirutnya semua hadir," kata Erick dalam launching Holding BUMN Pangan di Kawasan Kota Tua Jakarta, Rabu (12/1).

Erick mendorong ID Food untuk melakukan perbaikan supply chain yang selama ini dinilai tidak ada kepastian dan koordinasi antara satu dan lainnya. Erick juga mendorong ID Food terbuka dengan inovasi dan teknologi. "Tentu kita tidak bicara seluruh Indonesia, kita bicara yang pihaknya kita dulu perbaikan supply chain di tangannya BUMN," ujar Erick.

Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) Arief Prasetyo Adi mengatakan, proses pembentukan penggabungan beberapa BUMN pangan telah selesai dilakukan. Hal ini ditandai dengan penandatanganan akta inbreng saham pada tanggal 7 Januari 2022.

Baca Juga: Sah! Kementerian BUMN Lakukan Penandatanganan Akta Inbreng Holding BUMN Pangan

"Proses pembentukan holding pangan telah selesai dilaksanakan yang ditandai dengan penandatanganan akta inbreng pada tanggal 7 januari 2022," kata Arief.

Arief menerangkan, pembentukan Holding BUMN Pangan diharapkan mampu memicu semangat untuk mewujudkan tiga capaian objektif yang akan dicapai. Yakni mendukung ketahanan pangan nasional, inklusivitas bagi petani peternak dan nelayan. Serta menjadi perusahaan pangan berkelas dunia.

Pembentukan Holding BUMN Pangan juga diharapkan dapat memberikan peran lebih untuk ekosistem pangan nasional. "Semoga holding bumn pangan dapat memberikan peran yang lebih pada ekosistem pangan nasional sehingga dapat hadir di tengah-tengah masyarakat Indonesia," tutur Arief.

Baca Juga: Payung Hukum Pembentukan Holding BUMN Pangan Terbit

Sebagai informasi, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) resmi mengalihkan saham lima BUMN Pangan, yang terdiri dari PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, PT Sang Hyang Seri, PT Perikanan Indonesia, PT Berdikari dan PT Garam, kepada PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI yang menjadi induk Holding BUMN Pangan.

Pengalihan saham ini sebelumnya telah mendapatkan restu dari Presiden Jokowi melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 118 Tahun 2021 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI ke dalam modal saham PT RNI (Persero), serta dilengkapi dengan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 555/KMK.06/2021 tentang Penetapan Nilai Penyertaan Modal Negara RI ke dalam Modal Saham PT RNI (Persero) yang juga telah ditandatangani oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×