kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Menteri Agama sesalkan sikap FPI kepada SBY


Selasa, 23 Juli 2013 / 16:14 WIB
ILUSTRASI. Dapatkan potongan harga Rp265.000 untuk pembelian produk apa saja di Dekoruma dengan kartu kredit BCA.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Menteri Agama Suryadharma Ali menyesalkan sikap Front Pembela Islam (FPI) yang menyebut pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai fitnah dan tidak melakukan instrospeksi diri.

"Saya menyesalkan pandangan-pandangan FPI terhadap Presiden SBY, semestinya mereka melakukan tabayun mengapa Presiden menilai mereka begitu," tutur Suryadharma ketika ditemui di Istana Negara, Selasa (23/7).

Menurut ketua umum Partai PPP ini, SBY pasti memiliki dasar yang kuat sampai mengecam sikap FPI yang suka main hakim sendiri. Ia juga menyesalkan sikap FPI yang masih saja suka melakukan kekerasan dalam melakukan aksi-aksinya. Padahal, seharusnya FPI tahu bahwa tindakan-tindakan mereka itu telah membuat masyarakat tidak nyaman.

Meskipun demikian, Suryadharma mengatakan perlu waktu bagi pemerintah dan FPI menyamakan persepsi. Karena itu, masih dibutuhkan dialog dan kesabaran untuk menyamakan pola pikir. Sampai saat ini FPI telah dua kali mendapatkan peringatan keras dari Menteri Dalam Negeri Gawan Fauzi.

Suryadharma mengaku tidak tahu apakah pada sikap FPI yang terakhir ini kepada SBY akan mendapat teguran keras dari Mendagri. Menteri Agama mengatakan, ia tidak memiliki kewenangan menegur FPI, tapi hanya bisa mengimbau saja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×