kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.122.000   -13.000   -0,41%
  • USD/IDR 16.902   8,00   0,05%
  • IDX 7.940   -77,07   -0,96%
  • KOMPAS100 1.111   -13,95   -1,24%
  • LQ45 806   -6,90   -0,85%
  • ISSI 283   -3,09   -1,08%
  • IDX30 427   -2,07   -0,48%
  • IDXHIDIV20 519   1,40   0,27%
  • IDX80 125   -1,34   -1,06%
  • IDXV30 141   0,27   0,19%
  • IDXQ30 137   -0,41   -0,30%

Mentan tutup keran impor jeroan daging


Selasa, 27 Januari 2015 / 10:39 WIB
Mentan tutup keran impor jeroan daging
ILUSTRASI. Nasi Lemak menyajikan berbagai lauk pauk berisi nasi, ayam goreng, telur, teri, kacang, dan potongan timun.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SUKOHARJO. Pemerintah akan menutup keran impor jeroan daging. Menteri Pertanian Amran Sulaiman beralasan jeroan di luar negeri bukan untuk makanan manusia.

"Jeroan kita impor, itu makanan anjing, kucing di sana (luar negeri). Langsung saya tutup impornya," ujar Amran di Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (26/1).

Amran menegaskan jika Indonesia ingin dihargai, sebaiknya negara lain jangan mengekspor daging jeroan ke tanah air. Dengan ditutupnya impor jeroan, Amran ingin Indonesia dihormati sejajar dengan bangsa lain.

"Saya ingin republik dihargai bangsa lain," ungkap Amran.

Amran memaparkan saat ini kebutuhan daging sapi memang masih perlu impor. Namun untuk jeroan, sudah tidak diperlukan lagi.

Meski berisiko ada kecaman dari negara lain, tetapi Amran tetap tidak ingin mengimpor jeroan lagi. "Kita diserang juga nggak apa-apa, apapun saya lakukan untuk RI," papar Amran.(Adiatmaputra Fajar Pratama)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×