kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Mentan Suswono, MS Kaban bersaksi di sidang SKRT


Rabu, 28 Mei 2014 / 10:42 WIB
ILUSTRASI. 4 Masalah Kehamilan yang Sering Terjadi pada Trimester Pertama


Sumber: TribunNews.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Sidang perkara terdakwa kasus dugaan suap proyek revitalisasi sistem komunikasi radio terpadu (SKRT) di Departemen Kehutanan, Anggoro Widjojo kembali digelar siang ini (28/5). Sidang kali ini msih beragendakan mendengarkan keterangan saksi-saksi.

Menurut Penasihat Hukum Anggoro, Tito Hananta Kusuma, Jaksa KPK akan menghadirkan sejumlah saksi, di antaranya yakni mantan anggota Komisi IV DPR periode 2004-2009 yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pertanian (Mentan) Suswono.

Selain itu, lanjut Tito, Jaksa juga akan menghadirkan mantan Menteri Kehutanan Malem Sambat Kaban dan sopirnya, Muhammad Yusuf.

"Saksinya yang saya ingat itu M.S. Kaban, Muhammad Yusuf dan Suswono," kata Tito melalui pesan singkatnya, Selasa (27/5) malam.

Rencana, sidang akan dibuka Ketua Majelis Hakim Nani Indrawati sekitar pukul 11.00 WIB.

Dalam dakwaan Anggoro, jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi secara gamblang merinci keterlibatan MS Kaban. Bahkan empat mantan sopir Anggoro di PT Masaro Radiokom mengakui pernah mengantar majikan mereka ke rumah Kaban, serta menyampaikan 'hadiah'.

Menurut Jaksa Andi Suharlis, Politisi Partai Bulan Bintang itu lima kali meminta uang kepada mantan Direktur PT Masaro Radiokom, Anggoro Widjojo, sebagai imbalan persetujuan memenangkan perusahaan itu dalam proyek SKRT.

Namun, dalam dakwaan tidak hanya MS Kaban yang menerima langsung uang suap tersebut. Melainkan juga ke sejumlah anggota DPR saat itu. (Edwin Firdaus)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×