kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Mentan klaim sudah antisipasi kekeringan


Kamis, 06 Agustus 2015 / 20:18 WIB


Reporter: Handoyo | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Meski fenomena El Nino sudah terasa dampaknya saat ini, Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengklaim pasokan beras dalam negeri masih cukup sehingga opsi impor masih belum diperlukan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kementerian Pertanian (Kemtan) telah melakukan beberapa langkah untuk meminimalisir dampak El Nino tersebut. Contohnya, dengan mendistribusikan 21.000 pompa air, membangun irigasi tersier 1,3 juta hektar (ha), membuat embung serta sumur dangkal.

Bebebrapa lokasi yang dibantu dalam hal sarana dan prasarana penunjang pertanian tersebut antara lain Indramayu, Cirebon, Demak, Grobokan, Pati, Bojonegoro. "Sejak awal kita antisipasi kekeringan. Sejak Januari," kata Amran, Kamis (6/8).

Luasan lahan pertanian yang terkena puso hingga saat ini sekitar 52.000 ha, dengan potensi kehilangan sebesar 250.000 ton-300.000 ton. Bila mengutip Angka ramalan (aram) produksi padi nasional sebesar 75,5 juta ton, maka hingga akhir tahun maka suplai masih aman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×