kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Menkop: Koperasi Desa Merah Putih Berpotensi Ciptakan 2 Juta Lapangan Kerja Baru


Senin, 26 Mei 2025 / 13:23 WIB
Menkop: Koperasi Desa Merah Putih Berpotensi Ciptakan 2 Juta Lapangan Kerja Baru
ILUSTRASI. Pembentukan koperasi desa merah putih ditargetkan bisa menyerap 2 juta lapangan kerja baru di desa. . ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/foc.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pembentukan koperasi desa merah putih ditargetkan bisa menyerap 2 juta lapangan kerja baru di desa. 

Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi menjelaskan setiap koperasi yang terbentuk di desa akan membutuhkan sebanyak 20-25 pekerja. Sehingga jika pemerintah menargetkan 80.000 koperasi terbentuk, maka lapangan kerja baru yang terbuka akan mencapai 1,5 juta -2 juta. 

"Koperasi desa merah putih, akan memerlukan 20-25 pegawai, maka dengan 80.000 koperasi merah putih yang terbentuk butuh 1,5 juta - 2 juta pekerjaan baru di desa," ujar Budi dalam Raker Bersama Komisi IV DPR RI, Senin (26/5). 

Baca Juga: Menkop Tergetkan Pembentukan 80.000 Koperasi Merah Putih Rampung Akhir Juni 2025

Budi mengklaim pembentukan koperasi ini secara langsung menjawab kebutuhan masyarakat desa utamanya anak mudah yang kesulitan mencari lapangan kerja di daerah. 

Selain itu, koperasi desa juga menjawab masalah panjangnya rantai pasok yang menyebabkan petani dan nelayan merugi. 

Kemudian, melaui koperasi desa merah putih, akeses kesehatan berkualitas di desa juga jauh lebih baik.  

Baca Juga: Kemenkop Gandeng KPK Cegah Korupsi Kopdes Merah Putih

"Koperasi desa bisa menyediakan layanan kesehatan puskesmas pembantu dan apotik yang lebih dekat," ujar Budi. 

Yang tak kalah penting, koperasi desa akan menawarkan mekanisme simpan-pinjam yang lebih mudah dan transparan. Dengan begitu, masyarakat diharapkan bisa terbebas dari hutang rentenir dan pinjaman online (pinjol) ilegal berbunga tinggi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×