kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.854   32,00   0,18%
  • IDX 6.100   -77,21   -1,25%
  • KOMPAS100 797   -11,41   -1,41%
  • LQ45 602   -7,73   -1,27%
  • ISSI 211   -1,94   -0,91%
  • IDX30 340   -4,62   -1,34%
  • IDXHIDIV20 417   -4,52   -1,07%
  • IDX80 90   -1,28   -1,40%
  • IDXV30 112   -0,53   -0,47%
  • IDXQ30 108   -1,64   -1,49%

Menko Darmin: Rekomendasi impor jagung dari Mentan


Jumat, 02 November 2018 / 22:44 WIB
ILUSTRASI. Menko Perekonomian Darmin Nasution


Reporter: Tane Hadiyantono | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menyatakan rekomendasi impor jagung untuk peternak telur tingkat kecil menengah berasal dari Kementerian Pertanian.

"Jadi, jagung itu harganya kan naik padahal itu diperlukan, dan Menteri Pertanian mengusulkan ada impor dan perlu cepat malah," kata dia, Jumat (2/11).

Hal tersebut ia sampaikan terkait putusan rapat koordinasi terbatas di Kemko Perekonomian hari ini yang mengeluarkan penugasan kepada Bulog untuk melakukan impor jagung untuk peternak mandiri.

Darmin mengonfirmasi, impor jagung tersebut bakal mencapai 100.000 ton dan utamanya diperuntukan bagi peternakan telur, dan bukan pedaging. "Kalau pedaging umumnya makanannya hasil industri, kalau telur bikin sendiri biasanya," jelasnya.

Penugasan ini kata Darmin akan dilakukan oleh Bulog secepatnya dan pengaturannya diserahkan seluruhnya pada badan logistik tersebut.

Asal tahu, sebelumnya Kementan memproyeksikan produksi jagung tahun ini diperkirakan bakal mencapai 30,055 juta ton, melonjak dari angka tahun lalu di 28,92 juta ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×