kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Menkeu tegaskan tak akan revisi APBN-P 2015


Rabu, 20 Mei 2015 / 15:45 WIB
ILUSTRASI. 4 Cara Isi Saldo dari BCA ke Shopeepay dan Syarat bagi Pengguna0./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/17/04/2020.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Melambatnya pertumbuhan ekonomi dihawatirkan akan memengaruhi postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015. Namun, Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro menegaskan, tidak akan merevisi postur APBN-P 2015.

Menurutnya, pemerintah akan menjaga anggaran tetap sesuai postur. Meskipun sebelumnya Bambang mengatakan ada kemungkinan defisit anggaran bisa melebar dari target sebesar 1,9% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) menjadi 2,2% terhadap PDB.

Menurutnya defisit sebesar 2,2% merupakan batas toleransi yang dibuat pemerintah. Ia tetap menargetkan defisit anggaran sebesar 1,9%. Ia menjamin penerimaan perpajakan akan tetap sesuai target, kalaupun meleset tidak akan terlalu besar.

Sebab, "pertumbuhan itu pengaruhnya ke penerimaan pajak, jika hanya dilihat dari sisi bisnis. Penerimaan pajak kita bukan dari perkembangan ekonomi, tetapi dari perbaikan kepatuhan wajib pajak," kata Bambang, Rabu (20/5) di Istana Negara, Jakarta.

Pemerintah sudah berupaya meningkatkan kepatuhan wajib pajak dalam membayar kewajibannya atau reinventing policy. Bambang juga mengklaim, kebijakan itu sudah mulai terlihat hasilnya.

Apalagi, realisasi atas target pajak dari hari ke hari selalu meningkat. Terutama setelah bulan April 2015 lalu, realisasinya meningkat secara signifikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×